PANTASKAH SAYA MENJADI SAHABAT ANDA???? ^^
May 7th, 2007 by da-angelz-luv-pinksemenjak dpt masalah kmrn itu…jujur si ada rasa kapok buat deket sama seseorang..emng betul juga..boleh punya ratusan temen tapi susah banget nyari 1 orang sahabat..
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya..
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman
suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan -
dikecewakan, didengar - diabaikan,
dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian..
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk
menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri **
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan
mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda ???
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama anda
saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??
————————————————————————————-
Terkadang gue dengan enteng menyebut, dia itu sahabat gue. Tapi ketika ditanya ini itu tentang sahabat gue yang berhubungan dengan keluarga, pendidikan dan lain-lain, gue bingung jawabnya. Dari situ gue mikir, apa gue ini sahabat yang baik? Apa gue pantas disebut sahabat? Karena gue menganggap sahabat adalah orang yang bisa melihat kita dari hati ke hati, bukan karena tampang, materi, latar belakang, pendidikan dan lain-lain. Karena itu gue memang jarang menanyakan hal-hal yang berbau privacy ke sahabat-sahabat gue. Gue lebih sebagai pemberi masukan dan penerima keluh kesah sahabat-sahabat gue. Bukannya gue orang yang ga peduli dan ga mau tau, tapi menurut gue persahabatan bukan dinilai dari sedalam apa kita tau tetek bengek orang tersebut, melainkan sedalam apa kita memahami orang tersebut. Gue sudah ngerasain pahitnya persahabatan ketika gue bilang dia sahabat gue, ternyata dia hanya memanfaatkan apa yang gue punya dan lain-lain. Ketika gue sedang jatuh, dia malah meninggalkan karena merasa ga ada yang bisa diberikan oleh gue.
Cuma segitu arti persahabatan ??
Teman gue banyak. Gue pergi dengan teman-teman yang berbeda. Namun apakah mereka adalah sahabat gue? Karena terkadang teman untuk hang out berbeda dengan sahabat.
Ada seorang sahabat gue mengirim sms pernyataan, “Gue ga berharap untuk jadi orang yang terpenting dalam hidup elo, itu permintaan yang terlalu besar. Gue cuma berharap suatu hari nanti kalo dengar nama gue elo bakal tersenyum dan bilang, dia sahabat gue.” Damn! Itu benar-benar merasuk ke hati gue. Itulah kata-kata yang gue cari. Gue ga butuh pernyataan apa-apa. Tapi ketika ada orang menyebutkan nama gue, elo akan bilang “OCHIE adalah sahabat gue”.
Gue ga perlu menyebutkan siapa-siapa aja sahabat gue, because you know who you are. Buat gue sahabat adalah orang yang menganggap gue sebagai sahabat. Kita ga perlu nyebutin sahabat gue adalah A, B, C, D, E. Karena 1 nama aja terlupakan, orang itu pasti akan sedih. Begitupun sebaliknya. Kalo sahabat elo menyebutkan nama-nama sahabatnya namun lupa untuk menyebutkan nama elo, elo pasti sedih. Karena itu gue cuma bisa dibilang orang-orang yang merupakan sahabat gue adalah orang-orang yang menganggap gue sebagai sahabat.
so dr blog yang iseng2 G buat ini g cuma mau tau pendapat kalian mengenai gw..n apa pantas g disebut sebagai sahabat kalian???
jawab yahhhh..hehe…yang jelek2 juga gpp kok..hoho





